Rakor Riset dan Inovasi 2026: Luncurkan Gerakan Satu Desa Satu Inovasi hingga Inovasi bagi CPNS
Rakor Riset dan Inovasi 2026: Luncurkan Gerakan Satu Desa Satu Inovasi hingga Inovasi bagi CPNS

Rakor Riset dan Inovasi 2026: Luncurkan Gerakan Satu Desa Satu Inovasi hingga Inovasi bagi CPNS

Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Riset dan Inovasi tahun 2026 bertempat di TAPD Room, Lantai 4 Gedung Pinisi. Senin, 12 Januari 2026.

Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID), Indeks Kapabilitas Inovasi (IKI), serta mengoptimalkan pemanfaatan hasil kelitbangan di wilayah Kabupaten Bulukumba.

Indeks Inovasi Daerah Bulukumba tahun 2025 berada pada peringkat 90 secara nasional dengan skor 62,10 (inovatif). Indeks ini meningkat dari 2024 sebelumnya yang berada pada peringkat 188 dengan skor indeks 47,23.

Rapat yang dipimpin oleh Plh. Kabid Riset dan Inovasi Daerah Agussalim ini dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala BKPSDM, Kepala Dinas PMD, Kepala Disparpora, serta perwakilan dari Bapperida Kabupaten Bulukumba.

Dalam arahannya, ditekankan bahwa inovasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. 

"Inovasi tidak harus selalu berbasis teknologi tinggi, namun harus aplikatif dan memberikan dampak langsung pada masyarakat,"ungkap Agussalim.

Beberapa agenda utama dan terobosan yang dibahas dalam Rakor ini meliputi: Penajaman Gerakan "One Agency, One Innovation" yang mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menciptakan minimal satu inovasi setiap tahunnya guna mempercepat reformasi birokrasi.

Begitu pula Gerakan "One Village, One Innovation" yang nendorong setiap desa dan kelurahan melahirkan minimal satu inovasi yang fokus pada potensi lokal seperti digitalisasi desa, ketahanan pangan, dan pariwisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bulukumba juga melakukan Gerakan "One CPNS, One Innovation" dimana para para CPNS Pemkab Bulukumba wajib untuk menghasilkan gagasan inovasi sebagai solusi kreatif di unit kerja masing-masing, yang juga akan menjadi bagian dari penilaian kinerja.

Pihak Bapperida juga berharap ada pengembangan Inovasi Pasca-Diklat untuk memastikan keberlanjutan aksi perubahan yang dihasilkan oleh para alumni Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

Selain itu, Bapperida juga akan melakukan pendataan KIR dan Hasil Kelitbangan, yang bertujuan melakukan penjaringan ide kreatif dari siswa melalui Karya Ilmiah Remaja (KIR) serta pengumpulan data penelitian OPD tahun 2023-2025 sebagai dasar kebijakan berbasis data (evidence-based policy).

Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga tengah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam ajang penghargaan bergengsi, seperti Innovative Government Award (IGA) 2026 dan Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026. 

Sebagai motor penggerak, Bapperida akan melakukan pendampingan teknis dan evaluasi untuk memastikan setiap inovasi memenuhi standar kematangan sebelum didaftarkan di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta budaya kerja baru yang lebih kreatif dan efisien di seluruh tingkatan pemerintahan Kabupaten Bulukumba demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih lincah dan berorientasi pada hasil.(*)

Postingan Lainnya