Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112. Kegiatan yang diinisiasi untuk mengoptimalkan layanan kedaruratan terpadu ini dilaksanakan di Ruang Rapat BKAD Lt.3 Gedung Pinisi pada Selasa, 21 April 2026.
Penyelenggaraan Bimtek Layanan NTPD 112 Pemerintah Kabupaten Bulukumba ini dilaksanakan dengan sistem daring yang berpusat di ruang rapat. Kegiatan tersebut menghadirkan tim teknis dari PT. Trada Telekom Indonesia sebagai fasilitator dan mitra penyedia layanan.
Kepala Dinas Kominfo Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa optimalisasi layanan 112 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah.
"Layanan 112 adalah garda terdepan penanganan kondisi darurat masyarakat Bulukumba. Keberhasilan layanan ini sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan petugas penerima panggilan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas operasional melalui Bimtek ini mutlak diperlukan," tegas Andi Uke.
Kegiatan ini secara khusus memberikan pembekalan kepada para petugas call taker yang merupakan perwakilan dari berbagai instansi penanganan kedaruratan. Adapun instansi yang terlibat meliputi Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan.
Dari pihak PT. Trada Telekom Indonesia, turut hadir Manager Bisnis, Ade Nining, yang mendukung penuh implementasi infrastruktur layanan ini. Sementara itu, sesi pembekalan materi dipimpin langsung oleh Rizky Rahmat Ramadan selaku narasumber utama.
Dalam sesinya, Rizky memberikan panduan teknis mengenai standar operasional prosedur (SOP) penerimaan laporan, pemetaan lokasi, dan tata cara eskalasi insiden kepada tim lapangan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penguasaan teknis ini diharapkan dapat mempersempit waktu respons (response time) sejak warga menelepon hingga bantuan tiba di lokasi.
Dengan terlaksananya pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap integrasi penanganan kedaruratan lintas sektor dapat berjalan semakin efisien, sehingga perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat luas dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.(*)